TANGGAMUS,SN — Putri Zulkifli Hasan menggelar sosialisasi percepatan kegiatan berbasis masyarakat melalui gerakan peduli dan berbudaya lingkungan hidup. Sosialisasi tersebut merupakan rangkaian dari kegiatan serap aspirasi masyarakat dalam rangka kunjungan spesifik dapil Lampung I. Selasa (05/08/2025)
Bertempat di Gedung Fasilitas Utama Kompleks Islamic Center Kecamatan Kotaagung Pusat Kabupaten Tanggamus, Putri yang di dampingi Zumi Zola disambut oleh Bupati Tanggamus H Moh Saleh Asnawi dan Wakil Bupati Tanggamus Agus Suranto.
Putri mengatakan, salah satu mitra kerja komisi 12 DPR RI adalah Kementerian Lingkungan Hidup, yang saat ini tengah berupaya melakukan percepatan perubahan dalam pengolahan sampah. Yang sebelumnya menggunakan metode open dumping secara perlahan akan di rubah ke metode sentral Landfill.
“Pemerintah juga sedang merapikan terkait dengan tempat pembuangan akhir sampah, tidak hanya itu ada juga program waist to energy yang bertujuan merubah sampah menjadi energy”, kata Putri.
Putri menyebut, Provinsi Jakarta tepatnya di Bantar Gebang terdapat tempat pembuangan sampah yang cukup besar, dengan kapasitas 6000 ton setiap hari. Namun dengan adanya fasilitas Landfill Gas atau LSG sehingga gas metana yang dihasilkan secara alami dari sampah bisa dikonversi menjadi energi pembangkit listrik atau memasak.
“Nah ini yang juga sedang dikerjakan oleh Kementerian lingkungan hidup, kalau saya enggak salah ada 20 atau 30 lokasi yang sudah ditunjuk. Salah satu lokasi ada di Provinsi Lampung Kabupaten Lampung Selatan akan dimulai Waist energy”,
“Kalau sukses tidak menutup kemungkinan di Kabupaten Tanggamus juga bisa memiliki teknologi yang sama”, terang Putri
Masih kata Putri, dalam laporan terbaru menunjukkan kualitas udara di sejumlah kota-kota besar termasuk Provinsi Lampung menunjukkan indeks kualitas.
Sehingga menjadi tugas bersama untuk menjaga lingkungan tempat tinggal, salah satu caranya dengan mendaftarkan sekolah dalam program Adiwiyata.
“Pada kesempatan ini saya ingin menghimbau dan juga ingin mendorong kepada seluruh sekolah-sekolah yang ada di Kabupaten Tanggamus untuk segera bisa melakukan registrasi terhadap program Adiwiyata”,
“Siswa-siswa anak muda ayo semuanya kita menjadi agent of change, agen perubahan kita mengkampanyekan gaya hidup sehat gaya hidup bersih cintai lingkungan”, kata Putri.
Sementara itu, Bupati Tanggamus H Moh Saleh Asnawi mengatakan bahwa, kegiatan sosialisasi ini merupakan langkah awal yang sangat penting, terutama bagi sekolah-sekolah yang belum mengikuti program Adiwiyata.
“Adapun sekolah di Tanggamus yang pernah menerima sertifikat sekolah Adiwiyata yaitu, SMPN 1 Sumberejo, SDN 4 Kuripan, SDN 1 Tanjung Anom, SMAN 2 Kota Agung”, kata Saleh.
Menurut Saleh, program Adiwiyata merupakan bentuk nyata komitmen pemerintah dalam mengintegrasikan nilai-nilai pelestarian lingkungan ke dalam dunia pendidikan formal, mulai dari jenjang SD hingga SMA.
Yang nantinya diharap dapat lebih memahami prinsip, mekanisme, dan indikator dalam Program Adiwiyata, sehingga mampu menerapkan secara nyata dalam kehidupan sekolah sehari-hari.
Saleh menekankan, agar tidak melihat program Adiwiyata sebagai beban administratif, tetapi melihat sebagai investasi jangka panjang bagi anak-anak dan lingkungan kita, dan bagi masa depan Tanggamus yang lebih hijau berkelanjutan.
“Untuk itu, saya mengajak kepala sekolah, guru, dan tenaga pendidik yang hadir hari ini, untuk membuka diri, belajar, dan bersiap mengambil bagian dalam program ini”, kata Saleh.
Masih kata Saleh dalam upaya mendukung program ini, Pemda Tanggamus telah mengeluarkan Edaran Bupati Tanggamus Nomor: 660/3639/34/2025 tentang Himbauan Pelaksanaan Gerakan Peduli dan Berbudaya Lingkungan Hidup di Sekolah (PBLHS).
Pemda mendukung inisiatif-inisiatif lingkungan seperti ini. Kolaborasi antara Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Pendidikan, pihak sekolah, dan masyarakat menjadi kunci utama keberhasilan program ini.
“Kami siap memberikan dukungan penuh bagi keberhasilan program Adiwiyata ini. Mari kita kuatkan komitmen bersama, dari lingkungan sekolah ke rumah, lalu ke masyarakat”, pungkasnya. (Rudi)




