PRINGSEWU – PSSI Provinsi Lampung berkolaborasi dengan PSSI Kabupaten Pringsewu menggelar kompetisi sepak bola usia muda Piala Soeratin U13 dan U15 Regional Pringsewu tahun 2025. Diikuti 15 tim yang berasal dari SBB Kabupaten Pringsewu.
Kompetisi menggunakan sistem setengah kompetisi dilaksanakan sepekan, di Lapangan Gelora Patriot Bambu Seribu Pringsewu. Berlangsung selama sepekan dimulai Sabtu (2/8/2025) hingga Jum’at (8/8/2025). Dibuka oleh Bupati Pringsewu Riyanto Pamungkas.
Sekretaris PSSI Provinsi Lampung Mursalin Lamo mengatakan didampingi Ketua PSSI Kabupaten Pringsewu Armen mengatakan, digelarnya kompetisi Piala Soeratin U13 dan U15 bertujuan nantinya akan banyak muncul talenta-talenta muda sepak bola Indonesia. “Khususnya di Kabupaten Pringsewu dan Provinsi Lampung,” ucapnya.
Serta dapat memotivasi pembinaan pada usia dini untuk terus mengasah kemampuan menuju insan sepak bola yang profesional dan berprestasi.”Baik ditingkatkan provinsi, nasional hingga internasional,”harap Sekretaris PSSI Provinsi Lampung.
Mursalin Lamo juga meminta kepada wasit agar tidak berpihak kepada salah satu kesebelasan. “Bersikaplah adil, karena keberpihakan pada satu tim sangat tidak baik, dan itu merusak mental pemain dan menghambat prestasi generasi muda kita. Semoga pertandingan dapat berjalan dengan tertib, lancar dan aman,”tegasnya.
Sementara Bupati Pringsewu Riyanto Pamungkas saat membuka kompetisi itu meminta kepada para pemain agar dapat bermain secara sportif dan fair play. “Menang atau kalah dalam suatu kompetisi adalah hal biasa, sebab yang terpenting berani dan percaya diri untuk bertanding,”ujarnya.
Riyanto juga megresiasi kepada panitia pelaksana, PSSI Kabupaten Pringsewu dan PSSI Provinsi Lampung serta seluruh pihak yang telah bekerja keras menyukseskan turnamen ini.
Dia menilai Piala Soeratin merupakan ajang yang sangat penting dalam pembinaan sepak bola usia dini, tidak hanya untuk kemajuan sepak bola daerah, tetapi juga nasional.
“Piala Soeratin bukan sekadar ajang kompetisi, tetapi juga menjadi wadah pembinaan karakter, sportivitas, semangat juang, dan kerja sama tim bagi anak-anak kita. Ini adalah investasi jangka panjang untuk masa depan sepak bola Indonesia,”kata Riyanto.
Bupati Pringsewu berpesan kepada seluruh peserta untuk menjunjung tinggi sportivitas, serta menghormati dan mematuhi setiap keputusan wasit selama pertandingan berlangsung.
Sebagai simbol dimulainya turnamen, ditandai dengan tendangan bola pertama oleh Bupati Riyanto Pamungkas.
Nampak hadir Kepala Disporapar Kabupaten Pringsewu Ibnu Harjianto, Ketua KONI Pringsewu dr. Ferdy Djaya Saputra, Camat Pringsewu serta jajaran pengurus KONI Pringsewu. (Pri)




