Bandar Lampung – Kembali, Museum Negeri Lampung mengadakan seminar Hasil Kajian Koleksi Museum dalam Rangka Memperingati Hari Museum Indonesia, 22/10/2024. Dalam kegiatan ini berlangsung di UPTD Museum Negeri Lampung “Ruwai Jurai” jalan, ZA. Pagar Alam, Gedung Meneng, Bandar Lampung.
I Made Giri Gunadi selaku moderator membuka kegiatan tersebut sekaligus kata sambutannya, dan memperkenalkan 2 narasumber yaitu Susi Susyanti Dosen dari ITERA dan Diana Lisa Dosen dari UNILA.
Susi Susyanti selaku narasumber yang pertama mengambil tema “Analis Kain Sebagai dan Pemanfaatan Kekinian”, dimana menjabarkan tentang kain sebagi yang dipakai oleh masyarakat Lampung dalam berbagai kegiatan seperti upacara adat, ritual dan adat-adat lainnya. Kain ini dipakai oleh kaum perempuan, tetapi dengan berkembangnya zaman sebagian kaum laki-laki juga ada yang memakainya.
Jenis kain sebagi ini ada 2 jenis yaitu sebagai balak dan sebagi lunik, jejak kain ini sudah dikenal dari abad 17 M kemudian pada abad 18-19 M ditandai kedatangan bangsa India dengan membawa kain bermotif bunga yang dikenal dengan kain chitz dan patola yang kemudian terjadi percampuran kebudayaan Lampung dengan India, ujarnya.
Sedangkan Diana Lisa dalam pemaparannya mengambil tema “Jejak Budaya Jalur Rempah Lampung” dimana masuknya budaya yang berkembang di kepulauan Sumatera khususnya Lampung itu melalui jalur perdagangan, perdagangan rempah-rempah hingga perdagangan kain. Beliau juga menjabarkan jejak Kain Sebagi pertama muncul hingga berkembang sampai saat ini.
Dan dalam akhir acara diskusi ini diadakan sesi tanya jawab narasumber dan guru-guru, mahasiswa dan instansi yang terkait. (SB)