Beranda DAERAH Kejari Tubaba Tekankan Penginputan Data Real Time di Aplikasi Jaga Desa Saat...

Kejari Tubaba Tekankan Penginputan Data Real Time di Aplikasi Jaga Desa Saat Evaluasi Khusus Tiyuh PJU 

- Advertisement -

Tubaba – Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba), Provinsi Lampung, bersama Tim Sistem Kerja Evaluasi Bersama untuk Tiyuh (Sikebut) melaksanakan evaluasi khusus terhadap pelaksanaan program Jaga Desa.

Kali ini, kegiatan evaluasi khusus berlangsung di Tiyuh Panaragan Jaya Utama (PJU), Kecamatan Tulang Bawang Tengah (TBT), Kamis (31/07/2025).

Tim Sikebut yang terdiri dari unsur Kejaksaan, Inspektorat, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Tiyuh (DPMT), Camat setempat, serta perwakilan Asosiasi Pemerintahan Desa Seluruh Indonesia (APDESI) Kecamatan, melakukan pemantauan langsung terhadap pengelolaan Dana Desa (DD), aset, serta Badan Usaha Milik Tiyuh (BUMT).

Kepala Seksi Intelijen Kejari Tubaba, Ardi Herlian Syach, mewakili Kajari Mochamad Iqbal, menyoroti masih lemahnya penginputan data dalam aplikasi Jaga Desa milik Kejaksaan. Ia menyebut, masih banyak ditemukan data tidak akurat dan informasi yang dinilai tidak sesuai fakta yang ada di Tiyuh.

“Penginputan data yang tidak akurat menunjukkan lemahnya sistem administrasi. Ini harus segera diperbaiki. Aplikasi Jaga Desa bukan sekadar formalitas, tapi alat kontrol langsung bagi kami dalam memantau pembangunan di tingkat Tiyuh,” tegas Ardi, didampingi Kasubsi 1 Intelijen, Septian Zade.

Menurutnya, penginputan harus dilakukan secara real time dan akurat, agar transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan DD bisa benar-benar terwujud.

Selain menyoroti aplikasi, Kejari juga memetakan sejumlah permasalahan lain yang sering muncul di tingkat Tiyuh, seperti belum optimalnya legalisasi aset dan peran BUMT.

“Aset yang tidak jelas keberadaannya sangat rawan menjadi sengketa di kemudian hari. Jangan sampai ada aset yang tidak terdata dengan jelas, tadi kita sudah cek semua dokumen-dokumen yang dimiliki oleh Tiyuh PJU terkait aset,” tambahnya.

Ardi menekankan bahwa evaluasi khusus ini diharapkan menjadi yang pertama dan terakhir. Jika ke depan masih ditemukan ketidaksesuaian atau penyimpangan, maka pihak Kejaksaan tidak akan segan melakukan tindakan hukum.

Tak hanya fokus pada teknis administrasi, Kejari juga mendorong pembentukan opini publik yang sehat dan positif terhadap tata kelola pemerintahan di Tubaba. Ardi menilai, publikasi media memegang peran penting dalam membangun kepercayaan masyarakat.

“Kami ingin membangun opini positif di Tubaba. Publikasi media menjadi salah satu instrumen penting untuk mendorong akuntabilitas ini. Jadi bukan hanya melalui baleho dan spanduk,” ujarnya.

Sementara itu, Camat TBT Achmad Nazaruddin, menyatakan dukungannya terhadap langkah evaluatif yang dilakukan Kejari. Ia berharap, pembinaan terhadap Aparat Tiyuh dapat dilakukan secara berkelanjutan.

“Kegiatan evaluasi khusus ini menjadi bahan perbaikan bagi kita. Jadi saya menekankan agar semua Aparatur Tiyuh khususnya di Kecamatan TBT bisa mengambil peran masing-masing. Kami siap mendukung dan berharap Kejaksaan dapat terus melakukan pembinaan secara intensif,” pungkasnya. (Rian)

- Advertisement -
- Advertisement -
Stay Connected
16,985FansSuka
2,458PengikutMengikuti
61,453PelangganBerlangganan
Must Read

Pemkab Pringsewu Gelar Apel Peringatan Hari Desa Nasional

PRINGSEWU- Pemerintah Kabupaten Pringsewu, Provinsi Lampung, menggelar apel peringatan Hari Desa Nasional 2026. Apel yang digelar di lapangan Pemkab Pringsewu, pada Kamis (15/1/2026), dengan...
- Advertisement -

Ratusan Sekolah di Tubaba Butuh Perbaikan, 68 Masuk Kategori Rusak Berat

SerangkaiNews.id,Tubaba— Kondisi bangunan sekolah di Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba), Provinsi Lampung, masih memerlukan perhatian serius. Berdasar data dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten...

Sepertiga Jalan Tubaba Masih Rusak Berat, Keterbatasan Anggaran Jadi Kendala

SerangkaiNews.id,Tubaba— Kondisi infrastruktur jalan Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba), Provinsi Lampung, masih menghadapi tantangan serius. Dari total panjang 596,29 kilometer jaringan jalan kabupaten, sekitar...

Ratusan Warga Tubaba Bekerja ke Luar Negeri, Mayoritas Sektor Informal

SerangkaiNews.id,Tubaba – Sebanyak 591 Calon Pekerja Migran Indonesia (CPMI) asal Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba), Provinsi Lampung, tercatat bekerja ke luar negeri dengan dominasi...
Related News

Pemkab Pringsewu Gelar Apel Peringatan Hari Desa Nasional

PRINGSEWU- Pemerintah Kabupaten Pringsewu, Provinsi Lampung, menggelar apel peringatan Hari Desa Nasional 2026. Apel yang digelar di lapangan Pemkab Pringsewu, pada Kamis (15/1/2026), dengan...

Ratusan Sekolah di Tubaba Butuh Perbaikan, 68 Masuk Kategori Rusak Berat

SerangkaiNews.id,Tubaba— Kondisi bangunan sekolah di Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba), Provinsi Lampung, masih memerlukan perhatian serius. Berdasar data dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten...

Sepertiga Jalan Tubaba Masih Rusak Berat, Keterbatasan Anggaran Jadi Kendala

SerangkaiNews.id,Tubaba— Kondisi infrastruktur jalan Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba), Provinsi Lampung, masih menghadapi tantangan serius. Dari total panjang 596,29 kilometer jaringan jalan kabupaten, sekitar...

Ratusan Warga Tubaba Bekerja ke Luar Negeri, Mayoritas Sektor Informal

SerangkaiNews.id,Tubaba – Sebanyak 591 Calon Pekerja Migran Indonesia (CPMI) asal Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba), Provinsi Lampung, tercatat bekerja ke luar negeri dengan dominasi...

Baznas Tubaba Salurkan Beasiswa Pendidikan untuk 48 Siswa SD dan SMP

SerangkaiNews.id,Tubaba– Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba), Provinsi Lampung, menyalurkan beasiswa pendidikan kepada 48 siswa tingkat Sekolah Dasar (SD) dan...
- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here