SerangkaiNews.id,Tubaba — Menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru), Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (Disnakeswan) Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba), Provinsi Lampung, gencar melakukan pengecekan atau pemeriksaan kualitas daging sapi dan ayam di sejumlah pasar tradisional.
Kepala Disnakeswan Tubaba, didampingi Kepala Bidang (Kabid) Keswan dan Kesmavet, Irwan Sutrisno, menjelaskan bahwa tim menggunakan pH meter untuk mengukur tingkat keasaman daging sebagai indikator kualitas.
“Untuk pemeriksaan hari ini, kita laksanakan di Pasar Mulya Asri, guna memastikan keamanan Pangan Asal Hewan (PAH) yang beredar di masyarakat,” kata Irwan kepada media, Kamis (11/12/2025).
Menurutnya, nilai pH sangat berkaitan dengan keberadaan mikroba, yang juga memengaruhi tingkat keawetan dan mutu daging.
“Daging sapi segar dinilai baik apabila memiliki pH di kisaran 5,5 – 6,2, sementara daging ayam segar berada pada kisaran 5,81 – 6,30. Nilai pH ini menjadi acuan utama untuk memastikan daging aman dikonsumsi,” jelas Irwan.
Ia menambahkan, daging berkualitas umumnya memiliki rasa gurih, aroma sedap, dan tekstur kenyal. Pemeriksaan rutin ini dilakukan pada minggu ke 2 dan ke 3 menjelang Nataru di seluruh pasar wilayah Tubaba.
“Kegiatan pengecekan dilakukan oleh tim gabungan Disnakeswan serta Puskeswan di wilayah setempat. Hingga pemeriksaan hari ini, hampir semua sampel daging yang dijual pedagang dinyatakan dalam kondisi baik dan layak konsumsi,” terangnya.
Disnakeswan memastikan kegiatan ini akan terus dilakukan hingga jelang puncak kebutuhan pangan pada perayaan akhir tahun.
“Kegiatan ini penting dilakukan sebagai langkah menjaga keamanan pangan serta memberikan rasa aman bagi masyarakat Tubaba,” pungkasnya. (Rian)




